
Sebelum kita bahas tentang alat sablon, kita bahas dulu tentang industri tekstil. Berbicara tentang industri tekstil sangat erat kaitannya dengan sablon, sablon adalah salah satu kata yang mungkin sudah sangat familiar didengar di kalangan masyarakat. Lalu sebenernya apa sih sablon itu? Sablon adalah sebuah kata serapan yang berasal dari bahasa Belanda. Pada awalnya sablon berasal dari kata sjabloon. Dalam bahasa Belanda kata ini memiliki arti template.
Sablon memiliki arti hasil cetak yang dibuat dengan menggunakan template atau medianya adalah template atau desain yang sudah dibuat terlebih dahulu. Template ini mengacu pada alat yang digunakan dalam industri sablon, yaitu screen sablon. Nah buat kamu yang tertarik untuk memulai usaha di dunia persablonan, ketahui dulu beberapa alat-alat sablon yang wajib dimiliki, simak informasinya berikut ini.
Alat Sablon Yang Pertama – Screen Sablon

Screen sablon merupakan salah satu alat utama yang harus dimiliki dalam industri persablonan, screen sablon ini berfungsi sebagai sebagai master cetakan. Di dalam screen sablon terdapat frame screen yang berfungsi memberikan bentuk dan menekan tinta agar tinta tidak keluar dari dari bidang screen. Screen sablon terbagi menjadi tiga jenis lho, mau tau apa aja? Langsung aja simak penjelasannya berikut ini.
Screen Sablon Untuk Tinta Waterbase
Screen untuk sablon tinta waterbase, ukuran berkisar antara T48 – T77, (T14, T16 dan T77) Lubang screen lebih besar/kasar, agar tinta bisa flow lebih lancar dan merata, dan tidak membuat tinta mampet di screen pada waktu sablon.
Screen Sablon Untuk Tinta Plastisol
Screen untuk sablon tinta plastisol, ukuran berkisar antara T48 – T130, (T14, T16, T77 dan T130) Lubang screen berkisar dari sedang ke halus, tinta tidak akan kering karena sifat tinta plastisol, membuat tinta flow lancar dan merata, pada waktu sablon.
Screen Sablon Untuk Tinta PVC
Screen untuk sablon tinta PVC / Policoat, ukuran berkisar antara T120 – T150, (T120 dan T150) Lubang screen sangat halus, sifat tinta solvent yg lebih cair, membutuhkan screen yg halus supaya tinta flow lancar dan merata, pada waktu sablon.
Alat Sablon Yang Kedua – Rakel

Rakel ini bisa digunakan sebagai penunjang untuk mendorong cat/tinta lalu menekan cat/tinta dari screen sablon agar menempel pada objek media yang akan di sablon seperti kaos. Nah rakel juga menjadi salah satu peralatan sablon yang penting di dalam proses sablon manual. Rakel ini memiliki beberapa ukuran dengan fungsi yang berbeda-beda lho.
Rakel Lancip
Digunakan untuk mendapatkan hasil sablon yg tajam dan merata, jika ingin deposit tinta yg sedang ke banyak. Posisi jatuhnya karet rakel pada waktu sablon juga menentukan ini.
Rakel Kotak
Digunakan untuk mendapatkan hasil sablon yg tajam dan merata, jika ingin deposit tinta yg sedikit. Posisi jatuhnya ujung karet yg kotak membuat deposit tinta menjadi tipis dan tajam.
Rakel Setengah Lancip
Digunakan untuk mendapatkan hasil sablon yg merata dan deposit tinta sablon yg banyak ke atas permukaan kain. Posisi karet yg lancip sebelah membawa tinta yg lebih banyak, sehingga bisa menutupi area yg di sablon secara penuh.
Alat Sablon Yang Ketiga – Obat Afdruk

Obat afdruk adalah sebutan untuk bahan emulsi, obat afdruk ini merupakan cairan kental yang terbuat dari bahan kimia yang biasanya digunakan untuk melapisi screen printing. Obat afdruk ini biasanya terdiri dari dua komponen, komponen pertama adalah cairan emulsion, yaitu cairan kental yang memiliki fungsi sebagai bahan pelapis kedap cairan, dan komponen yang kedua adalah cairan sensitizer yang bersifat peka terhadap cahaya. Kedua cairan ini harus disatukan agar obat afdruk dapat menghasilkan efek stencil yang diinginkan.
Alat Sablon Yang Ketiga – Tinta Sablon

Tinta sablon termasuk kedalam alat dan bahan yang sangat penting, tinta sablon ini memiliki fungsi untuk menghasilkan citra visual pada media yang di sablon. Sama halnya dengan bahan emulsi atau obat afdruk tadi, tinta sablon juga terdiri dari dua jenis, jenis tinta yang pertama adalah tinta sablon yang berbasis air (waterbase) dan jenis tinta yang kedua adalah tinta sablon yang berbasis minyak (solvent base).
Alat Sablon Yang Ketiga – Meja Sablon

Meja sablon merupakan salah satu perangkat yang sangat dibutuhkan dalam proses pengerjaan sablon. Umumnya terdapat beberapa jenis meja sablon yang digunakan oleh para penyedia jasa sablon. Sebenernya bentuk dari meja sablon ini pada dasarnya tidak berbeda jauh dengan meja pada umumnya, hanya saja pada meja sablon mengalami beberapa modifikasi sesuai dengan jenis dan kegunaannya.
Kesimpulan
Nah itulah penjelasan tentang alat sablon yang wajib dimiliki kalo kamu tertarik untuk memulai usaha sablon, semoga penjelasan dalam artikel ini bisa menjadi referensi dan menambah wawasan ya. Setelah ini kita akan membahas tentang jenis-jenis teknik sablon, mau tau? Kepoin aja langsung di artikel selanjutnya.