Screen printing merupakan proses pemindahan dari desain ke kain dengan cara setiap warna akan dicetak menggunakan screen yang berbeda-beda (1 screen untuk 1 warna). Dimana cara kerjanya dimulai dari proses menyiapkan desain lalu mencetaknya pada kertas film dan dilanjutkan dengan pembutan screen. Kami dapat mencampur tinta sesuai dengan permintaan anda untuk menghasilkan desain sablon yang sesuai dengan acuan warna yang diberikan. Screen printing dapat dicetak pada berbagai jenis kain, diantaranya yaitu kaos katun, campuran katun poli, katun organik, kain kanvas, kain wol dan lain-lain.

Automatic Screen Printing

Automatic Screen Printing
Dengan menggunakan automatic machine printing full press dapat membantu anda mencetak gambar-gambar yang raster, sehingga mendapatkan hasil cetak yang konsisten, hal ini diperoleh dari tekanan dan gesutan yang stabil pada saat pencetakannya. Keunggulan dari automatic machine printing ini selain dapat mengerjakan gambar-gambar raster yang kecil juga dapat menghasilkan gambar yang lebih presisi seperti pada gambar photo print. Dengan kemampuan kami dalam teknik pemecahan warna untuk desain photo print sangat cocok menggunakan automatic machine printing karena dapat menghasilkan cetakan yang menyerupai desain aslinya. Automatic machine printing yang kami miliki, yaitu :

  1. Octopus Machine Printing
    Mesin yang memiliki 14 screen dengan kapasitas print 250 – 550 lembar perjam. Ukuran area cetak yang dimiliki oleh automatic machine ini yaitu 47 x 70 Cm. Octopus machine printing ini sangat cocok untuk mencetak desain yang menggunakan tinta-tinta plastisol.
  2. Oval Machine Printing
    Oval machine printing ini memiliki 10 screen dan  sangat cocok untuk mencetak desain yang menggunakan tinta-tinta waterbased. Untuk ukuran area cetak oval machine yaitu 50 x 65 Cm dengan kapasitas print 250 – 550 lembar perjam.

Manual Screen Printing

Teknik manual screen printing sudah banyak digunakan selama bertahun-tahun bahkan sampai saat ini dimana prosesnya masih menggunakan cara yang sama tetapi hanya teknologi tintanya saja yang mengalami perubahan dan perkembangan dari waktu ke waktu. Manual screen printing pada perusahaan kami lebih banyak mengerjakan specialty printing seperti full print yang proses pengerjaannya sedikit lebih sukar seperti print tinta busa, puff print, high density print, glitter print, focking print dan lain-lain. Manual screen printing lebih diutamakan untuk order yang jumlahnya tidak terlalu banyak dengan desain yang lebih simple (block print). Dengan 14 buah meja dengan panjang kurang lebih 20 meter yang kami miliki dapat mencetak dan menghasilkan 3000 lembar perhari.

Jenis-Jenis Tinta Sablon Yang Bisa Kami Kerjakan!

PLASTISOL BASED PRINTING

Plastisol merupakan salah satu tinta yang paling sering digunakan untuk mencetak kaos. Keunggulan dari tinta plastisol ini yaitu mempunyai daya tutup pada kain-kain yang memiliki warna gelap serta dapat menghasilkan gambar yang halus dan detail. Tinta plastisol tidak dapat kering pada suhu biasa (suhu ruangan) tetapi harus menggunakan temperatur yang tinggi (khusus). Kain yang dicetak menggunakan tinta plastisol harus kain yang tahan terhadap panas. Tinta plastisol juga dapat dicampur dengan adiktif lain agar menghasilkan gambar yang halus dengan finishing yang khusus. Tinta plastisol juga sangat bagus digunakan untuk menghasilkan high density gloss print, natural suede effects, dan raster print.

DSC04305
GLITTER/SHIMER

Glitter/Shimmer Print merupakan sablon yang dapat menimbulkan efek glitter/shimmer pada warna yang ditimbulkan serta merupakan salah satu jenis sablon terbaik yang awet dan tahan lama. Glitter ini berbentuk butiran-butiran plastik metalik yang mempunyai banyak pilihan warna yang dapat dicampur dengan tinta plastisol, tinta rubber atau tinta water based lalu dicetak ke kain dan akan menghasilkan efek gambar yang berkelap-klip dan bersinar. Glitter/Shimmer Print cocok digunakan sebagai highlight untuk desain kaos yang ingin menonjolkan gambar yang terlihat lebih bersinar (shinny).

DSC03512
GLOSS

Glossy print merupakan adiktif yang dapat dicetakan di atas water based rubber printing untuk menghasilkan gambar yang sangat mengkilap (glossy).

WATER BASED PRINTING

Water based print sudah sangat populer sejak dahulu dan dengan seiring berkembangnya teknologi kimia dalam pembuatan tinta water based maka kualitas yang dihasilkan dari tinta water based ini lebih bagus, kuat dan tahan pada saat dicuci. Tinta water based adalah jenis tinta yang hasilnya sangat halus ketika disentuh. Setelah selesai dicetak pada kaos, anda tidak dapat merasakan lapisan tinta pada bahan karena tinta water based mempunyai daya serap yang baik pada kain dan merupakan tinta dengan kemampuan menutup yang sangat rendah (low coverage), jadi print yang dihasilkan juga terlihat lebih cerah. Tinta water based sangat cocok dicetak pada kain-kain yang berwarna terang (light color).

DSC04320
EXPANDING INK/PUFF

Puff print ini yaitu jenis sablon menggunakan tinta puff yang dapat dicampurkan dengan tinta plastisol ataupun tinta water based yang memberikan efek timbul (3D) pada permukaan gambar di kain. Tinta puff memiliki karakteristik yang lembut seperti busa. Jenis sablon dengan menggunakan tinta puff ini tidak dapat digunakan untuk mencetak warna gradasi dan tidak bisa disetrika langsung.

DSC04317
FOUR COLOR PROCESS

Artwork is created using dots (CMYK) whic combine to create the full spectrum of colors needed for photographic prints – this means a large number of colors can be printed using only 4 screens, making the set-up costs viable. The inks are required to blend and are more translucent, meaning a compromise with vibrancy of color.

DISCHARGE PRINTING

Discharge print terdiri dari discharge plastisol dan discharge water based. Discharge print adalah teknik print yang digunakan untuk menghilangkan warna pada kain kemudian digantikan dengan warna tinta sablon (menghasilkan kesan vintage). Tinta yang digunakan akan menonaktifkan warna pada kain dan menggantinya dengan warna tinta sablon dengan begitu hasil sablon yang dihasilkan akan terlihat menyatu dengan baik pada kain dan tidak timbul. Discharge print mempunyai kelebihan hasil print yang halus dan lebih alami karena tinta yang digunakan berbahan dasar air sehingga tidak merusak serat kain yang dicetak. Pengerjaan sablonnya juga relatif mudah dengan hasil yang memuaskan. Kain yang biasa digunakan untuk discharge print yaitu kain-kain yang berwarna gelap tetapi tidak semua jenis kain dapat di cetak menggunakan tinta discharge.

DSC03514
FLOCKING

Flocking print merupakan sablon dengan karakter seperti beludru, jenis sablon ini seperti berbulu dan lembut ketika disentuh. Proses flocking print dilakukan pada saat proses finishing yaitu menempelkan kertas flocking di atas kain yang sudah di sablon sebelumnya dan di press dengan suhu tertentu, setelah itu di dinginkan beberapa saat lalu kertas flocking dicabut secara perlahan-lahan.

IMG_7324
SUEDE INK

Suede ink print merupakan jenis sablon yang menggunakan tinta suede dimana tinta ini dapat menghasilkan gambar yang jika dilihat seperti beludru tetapi cetakannya seperti puff print. Jadi tinta suede ini dapat memberi efek bentuk akhirnya terlihat seperti beludru.

FOIL PRINTING

Foil print merupakan jenis sablon yang menggunakan lembaran alumunium foil yang memiliki permukaan berwarna metalik dimana cara mengaplikasi-kannya yaitu dengan menempelkan lembaran foil pada desain yang telah dicetak pada kain dengan menggunakan lem khusus lalu di press sehingga mendapatkan hasil yang mengkilap. Foil print cocok digunakan untuk desain-desain distrace atau hanya sebagai highlight saja.

DSC04054
METALLIC

Metallic print ini hampir sama dengan glitter print tetapi karakteristiknya memiliki partikel-partikel yang lebih halus daripada partikel glitter, jadi gambar yang dihasilkan yaitu warna metalik yang lebih merata dan soft, tidak mengkilap (shinny) seperti glitter. Metallic print merupakan alternatif yang dapat dipilih selain foil print karena harganya yang lebih terjangkau.

DSC04310
GLOW IN THE DARK

Four color process print (Photoprint) adalah kombinasi dari teknologi pecah warna yang kami miliki. Untuk hasil produksi yang lebih konsisten kami mengerjakan four color process ini dengan menggunakan mesin otomatis. Four color process atau CMYK process color ini umum disebut juga sebagai sablon separasi yaitu proses mencetak gambar menggunakan 4 proses warna, antara lain Cyan, Magenta, Yellow dan Black.