Sablon Rubber VS Sablon Plastisol-Kelebihan dan Kekurangan

Sablon Rubber VS Sablon Plastisol

Sablon rubber dan sablon plastisol adalah dua metode pencetakan yang digunakan dalam industri tekstil dan cetakan. Kedua metode ini memiliki perbedaan dalam bahan yang digunakan dan hasil akhirnya. Berikut adalah perbedaan antara sablon rubber dan sablon plastisol :

Pemilihan antara sablon rubber dan sablon plastisol tergantung pada jenis produk yang akan dicetak, jenis bahan tekstil yang digunakan, dan desain cetakan yang diinginkan. Sebelum memilih metode sablon, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor ini untuk mendapatkan hasil cetakan yang terbaik.

Sablon Rubber

Sablon Rubber – jenis tinta bisa digunakan basis waterbased. Tinta yang dihasilkan akan sangat halus, ketika sudah disablon ke dalam media kaos. Tinta berbasis waterbased ini tinta dengan kemampuan menutup yang sangat rendah atau low coverage.

Sablon rubber memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya populer dalam industri percetakan sablon. Beberapa kelebihan utama dari teknik sablon rubber meliputi :

  1. Tinta quaret dapat menghasilkan kualitas cetak yang sangat baik dan tajam.
  2. Tinta quaret dapat diaplikaiskan pada media media cetak seperti kertas, kardus dan bahan sintetis.
  3. Dapat mudah mengering dan tidak mudah luntur pada media cetak yang dihasilkan.
  4. Dapat di campur dengan air atau berbasis waterbased
  5. Tidak mudah pudar setelah dicuci atau terkena sinar matahari.

Kekurangan Sablon Rubber

  1. Tinta quaret tidak akan tahan lama sehingga cepat memudar.
  2. Tidak cocok untuk pada media yang berminyak.
  3. Tinta quaret tidak cocok untuk pada media jenis kain tebal.

Sablon Plastisol

Sablon Plastisol – jenis tinta plastisol ini merupakan tinta yang paling banyak dilakukan pada saat proses sablon. Sehingga tinta ini memang cocok digunakan untuk usaha karena hasil warna yang lebih akurat. Segala macam bahan bisa menggunakan tinta ini seperti media kain, kertas, kardus dan bahan lainnya. Namun hasil cetakan menggunakan tinta plastisol akan terasa lebih tebal dan kasar, itu karena tinta berada diatas bahan dan tidak menyerap ke bahan, untuk menghindari tintanya tidak terlalu tebal dan kasar lebih baik menggunakan bahan yang lembut.

Kelebihan Tinta Plastisol

  1. Tahan lama tinta plastisol dapat bertahan lama dan tidak mudah pudar bahkan setelah dicuci berkali-kali.
  2. Warna yang cerah tinta plastisol dapat memberikan hasil cetakan dengan warna yang sangat cerah dan jelas.
  3. Tidak mudah retak dan retak sehingga desain atau gambar yang dihasilkan akan tahan lama.
  4. Tinta plastisol cocok untuk berbagai bahan jenis kain, termasuk jenis kain berat, jaket dan tas.
  5. Tinta plastisol mudah di aplikasikan pada media cetak, tinta ini tidak memerlukan peralatan atau mesin khusus untuk pengaplikasian.

Kekurangan Tinta Plastisol

  1. Hasil sablonnya lebih tebal dan kasar.
  2. Tinta Plastisol membutuhkan waktu lama dalam proses pengeringan terutama pada media cetak bahan yang tebal atau pada permukaan yang lebih padat.
  3. Tidak cocok untuk bahan kain tipis.
  4. Tinta Plastisol tidak dapat digunakan untuk mencetak gambar atau desain yang memiliki gradasi warna yang halus karena cenderung memberikan hasil cetakan yang tidak rata atau tidak presisi.
Sablon Rubber VS Sablon Plastisol

    Leave a Comment

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Scroll to Top